Selasa, 17 Maret 2009

PERBANDINGAN ANTARA HARD NEWS DENGAN SOFT NEWS

HARD NEWS (berita hangat)

punya arti penting bagi banyak pembaca, pendengar dan pemirsa karena biasanya berisi kejadian yang “terkini” yang baru saja terjadi atau akan terjadi di pemerintahan, politik, hubungan luar negeri, pendidikan, ketenagakerjaan, agama, pengadilan, pasar finansial, dan sebagainya.


SOFT NEWS (berita ringan)

biasanya kurang penting karena isinya menghibur, walau kadang juga memberi informasi penting. Berita jenis ini sering kali bukan berarti terbaru. Di dalamnya memuat berita human interest atau jenis rubrik feature. Berita jenis ini lebih menarik bagi emosi ketimbang akal pikiran.


PERBANDINGAN

Hard news, meski punya arti penting, biasanya tidak menarik pembaca, pendengar atau pemirsa, karena isinya kurang menarik bagi banyak orang dan sering kali lebih sulit dipahami ketimbang soft news, terutama jika orang tidak mengikuti perkembangan beritanya setiap hari. Meskipun para reporter selalu “menyisipkan” beberapa latar belakang penting, pembaca masih perlu memikirkan informasi yang disajikan guna memahami signifikasinya. Akibatnya, berita tentang fakta untuk berita hangat biasanya diiringi dengan liputan interpretatif di mana reporter menjelaskan signifikan fakta tersebut dan memberi liputang latar belakang yang dibutuhkan para pembaca untuk memahami apa yang mereka baca, dengar dan lihat. Sering kali tipe berita ini ditulis oleh reporter yang berpengalaman dan memiliki keahlian, misalnya di bidang politik luar negeri atau sains. Interpretasi ini, yang terkadang berkaitan dengan opini, biasanya memuat sudut pandang si penulis.


Tugas Penulisan berita, di buat oleh :
Baskoro Ady Pramono ( 1530 70 239 )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar